170 views
oleh

Rencana Pembangunan Masjid Oleh Pemda Terkendala Lahan

DIFa TV News (Mesuji) – Rencana pembangunan Masjid di kompleks perkantoran pemda Mesuji Terpaksa urung dilakukan pembangunannya akibat saling mengklaim tanah oleh beberapa pihak atau dalam status sengketa.

Masjid yang menelan anggaran tiga miliar ini pada pembangunan Tahap I  terkendala status lahan akhirnya lelang pun batal.” Ujar Kepala Unit kerja pengadaan barang dan jasa (UKPBJ) Mesuji, Iwan Julisman, di kantornya,  Rabu 8 Juli 2020.

Baca Juga  : Asisten I jadi Wasit saat Kadinkes dan Staff Ahli Berdebat “New Normal”

Kepala Tata Pemerintahan (Tapem) Mesuji, Ahmad Mahmudi ketika diwawancarai awak menerangkan jika proses penyelesaian sengketa lahan masih sementara berlangsung di tingkat pemberi hibah dengan pemilik lahan.

“Saat ini kendala yang kami hadapi di lapangan adalah masalah status tanah.” Jelasnya.

“tidak ada proses ganti rugi oleh pihak pemda. karena itu awalnya hibah murni. Tidak ada ketentuannya untuk ganti rugi hibah,” Detailnya.

Baca Juga  : Masyarakat Mesuji Dambakan Pemberlakuan New Normal

mantan Kepala Desa Sidomulyo,Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji sebagai pemberi hibah, sedang menginventarisasi tanah untuk dijadikan ganti rugi.

“Setelah ditelusuri pemilik Lahan tersubu bukan hanya milik Kapten CPM Suryono, namun ada beberapa orang lagi yang mengklaim status kepemilikannya.Satu satunya cara yaitu kembali ke persetujuan awal,” kata Ahmad.(*Red/Exly)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed