519 views
oleh

Niat Istri Gerebek Suami dan Pelakor Malah Temukan Narkoba di Celana Dalam

DIFa TV News (Medan) – Seorang istri berinisial WK menggerebek sendiri suaminya yang dicurigainya telah berselingkuh dengan seorang perempuan yang berinisial TP (23) di Medan, Sumatera Utara.

Penggerebekan ini terjadi di sebuah kos-kosan di Jalan Tuasan, Desa Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, pada hari Minggu (5/7/2020) sekitar pukul 01.30 dini hari WIB, menjadi viral lantaran WK membawa teman yang merekam peristiwa memalukan tersebut.

Video ini memperlihatkan proses pencarian hingga menggerebek sendiri sang suami yang bernama Joni (30) sedang bersama TP di sebuah kamar kost.

WK, yang mengenakan gaun berwarna hitam, memakai masker, dan rambut diikat, dalam video, terlihat mulai menaiki tangga kos-kosan yang berlantai dua.

Baca juga:Innalillahi, Krisdayanti Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Dibunuh Suami

Dalam video amatir yang berdurasi 6 menit 29 detik, WK juga ditemani seorang pria berbaju merah.

WK berhenti tepat di depan sebuah kamar yang diduga tempat sang suami berselingkuh bersama sang pelakor, TP.

TP (23), perempuan yang digerebek WK saat bersama suami WK, Joni, di sebuah kamar kos.

Pria berbaju merah yang mengikuti dari belakang, kemudian terlihat mengambil ancang-ancang untuk mendobrak kamar.

“Hantam aja, Bang,” kata pria yang merekam video.

Benar saja, setelah pintu didobrak tampak di dalam kamar ada suaminya dan beberapa orang sedang bersama.

Terlihat dua pasangan lain sedang tidur di bawah lantai dengan beralaskan karpet.

Joni yang sedang tidak memakai baju, panik bukan kepalang saat sang istri menggerebek langsung dirinya dengan TP yang saat itu mengenakan daster motif bunga.

“Oh gitu buang stres sama lainnya lont* gini, cewek murahan,” kata sang istri marah.

“Enggak tahu malu loe lont*. Sok kecakapan lu tahu enggak. Anj*** lu tahu enggak. Enggak tahu malu lu. Janda aja pun sok kali lu,” teriak sang istri.

Sang suami yang memiliki tato di lengan hanya bisa celingak-celinguk pasrah menghadapi sang istri yang murka.

“Oh gitu, buang stres sama lont*. Lu masukin itu lu ke barang dia. Waduh, hebat lu ya. Lu kasih dia apa,” tanya sang istri ke suami.

“Mana ada kasih apa-apa,” jawab si suami.

WK (baju hitam) saat menangkap basah suaminya, Joni (tidak pakai baju) dan TP berduaan di sebuah kamar kos.

Si suami kemudian berpindah tempat duduk dari depan TV ke kursi yang berada di belakangnya.

“Dasar pelakor lu tahu enggak. Lont* anj*** kau. Laki orang aja lu mau. Sangkin enggak lakunya lu kayak gitu tahu enggak. Katanya lu cantik. Cantik harusnya bisa dapat yang lebih dong,” tegas sang istri melihat kepada si pelakor yang coba menutupi wajahnya menggunakan kain berwarna krim.

“Lu kurang aja suka jajan sana-sini,” ucap sang istri.

Baca juga:Kepala Rumah Aman P2TP2A Lamtim Perkosa Anak Dijual lagi Rp 700 Ribu

“Istri lagi hamil lu kayak gitu. Lu sengaja hamilin gue supaya lu bisa enak-enakan sama dia kn. Enggak tahu diri lu jadi orang tahu enggak,” kata sang istri kepada suaminya yang sudah kehabisan kata-kata sambil menggigit bibir bagian bawahnya.

Sang istri yang marah tidak habis pikir melihat si suami bisa enak-enakan di tempat lain, sedangkan anak bini malah disuruh di rumah.

“Anak bini lu, lu bawa jalan-jalan enggak, hah. Bawa jalan-jalan enggak. Sama yang gitu aja mau lu. Udah di pakai berapa orang ini,” tanya si istri ke suami sambil menunjuk ke arah si pelakor.

Si istri kesal mengatakan ke suami bahwa si pelakor itu hanya mau uangnya saja.

“Dia cuma mau uang lu aja, lu mau. Coba lu kere, mana mau dia sama loe. Enggak mau kan. Coba lu tanya dia, kalau lu kere mau enggak dia sama lu,” tanya sang istri lagi.

Si pelakor yang menutupi wajahnya, bukannya mengakui kesalahan sudah mencuri suami orang, dia malah coba menasihati sang istri yang menggerebek suaminya.

“Sudah kak, kau instrospeksi diri aja,” kata si pelakor.

Kontan saja istrinya langsung berang ditantang sedemikian rupa.

“Lu jangan suruh aku instrospeksi diri, lu ajalah yang instrospeksi diri. Enggak tahu malu lu. Kata lu hari itu enggak mau ganggu-ganggu lakik gue lagi. Buktinya apa, buktinya apa,” tanya sang istri ke pelakor.

“Dia yang cinta sama aku, terserah dialah mau sama siapa,” jawab si pelakor malu-malu sambil memainkan handphone.

Tak lama berselang, beberapa teman si pelakor yang tidur di lantai disuruh bangun dan satu persatu mereka digeledah.

“Kau bukannya jaga anak di rumah,” kata si istri ke pelakor.

“Kau jaga anak kau, kau pukuli enggak ada otak,” jawabnya.

Si pelakor membalas, kalau si istri perempuan baik-baik seharusnya tidak begitu.

“Katanya cantik, tapi enggak laku kan,” sindir si istri ke pelakor.

“Lakulah aku sama lakik kau,” jawabnya.

“Cuma sama lakik aku kau laku kan. Kan lakik kau cinta sama aku. Lagian buat apalagi sama lakik orang, kan udah ada lakikmu,” jawabnya lagi.

Si istri sempat bertanya ke si pelakor yang disebut-sebut punya pacar seorang polisi.

“Katanya lu punya pacar polisi, suruhlah sini tembak aku. Seberapa hebat sih bisa nembak aku. Aku mau lihat berapa hebat dia bisa nembak orang sembarangan,” tanya si istri menantang selingkuhan suaminya.

Sekitar pukul 02.00 WIB Hendri teman dari Joni dan Hadi datang ke kamar kos dengan membawa makanan.

Kemudian dilakukan penangkapan serta penggeledahan terhadap Hendri. Ditemukan dari celana dalam Hendri 1 bungkus lipatan dari tisu dan setelah dibuka lipatan tisunya, ternyata isinya 1 bungkus plastik klip yang berisikan 6 butir ekstasi.

Penjelasan Polisi

Informasi yang diterima dari polisi, diketahui bahwa sang istri yang melakukan penggerebekan tersebut tengah hamil.

Sang istri berinisial WK ini menggerebek suaminya lantaran sudah tidak pulang ke rumah selama empat hari.

Karena tidak pulang-pulang, sang istri pun menyelidiki keberadaan suaminya dan akhirnya mengetahui sang suami tengah tinggal bersama selingkuhannya.

WK lantas melapor ke Polsek Percut Sei Tuan untuk ikut bersama menggerebek di tempat kos tersebut. Ternyata saat pintu didobrak, ada suaminya bersama selingkuhannya bernama TP.

Sementara di ujung lantai bawah ranjang, ada laki-laki dan perempuan yang sedang tiduran. Joni tampak hanya terdiam saat WK mengamuk.

Sementara TP terlihat berupaya membela diri dan tak mau disalahkan. Menurutnya, selama ini suami WK yang berusaha mendekatinya.

Setelah beradu mulut, mereka semua langsung digelandang ke kantor polisi.

Hal ini setelah petugas yang ikut dalam penggerebekan menemukan bungkusan yang diduga narkoba dari celana dalam AB, rekan HJ.

Barang haram tersebut diduga akan digunakan mereka untuk pesta narkoba bersama.

Sebenarnya atas peristiwa ini, WK melaporkan suaminya HJ ke Polsek Percut Sei Tuan. Namun kasus yang dituduhkan perzinahan suaminya bersama perempuan lain tidak terbukti karena ketika penggerebekan ada lima orang lainnya di dalam kamar.

HJ dan TP bersama tiga rekannya justru dijerat dengan kasus kepemilikan narkoba.

Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan Iptu Luis yang membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar. Namun tidak dijerat pasal perzinahan. Hingga saat ini masih dipriksa,” katanya.(*Red)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed