30 views
oleh

MUI Perbolehkan Sholat Idul Fitri Berjamaah Di Gelar Di Masjid Dan Lapangan

DIFa TV News (Jakarta) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak melarang sholat Idul Fitri berjamaah di masjid dan lapangan. Sekretaris Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Noor Achmad mengataka penyelenggaraan Shalat Idul Fitri agar memperhatikan zonasi wilayah paparan COVID-19, apakah masuk area terkendali atau tidak.

“Zonasi wilayah dapat menyelenggarakan Shalat Id erat kaitannya dengan COVID-19 suatu daerah terkendali atau tidak dengan penentuannya oleh pemerintah, Majelis Ulama Indonesia dan ormas-ormas Islam,” kata Noor dalam telekonferensinya yang dipantau dari Jakarta, Rabu (20/5/2020).

Noor Achmad mengatakan bagi daerah yang masuk zona ‘merah’  (tidak terkendali) Penyebaran COVID-19, warga diimbau tidak melaksanakan Shalat Id di ruang publik seperti masjid atau lapangan. Hal itu semata untuk memutus rantai penyebaran virus tersebut

Dan sebaliknya, bagi warga di daerah Zona ‘hijau’ bisa menyelenggarakan Shalat Id di masjid atau lapangan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti yang telah di anjurkan oleh pemerintah pusat untuk menghindari penularan COVID-19.

“Umat Islam yang di kawasan penyebaran COVID-19 zona merah hendaknya merayakannya bersama keluarga inti. Sementara di zona hijau yang COVID-19 terkendali, dapat melaksanakan seperti biasa dengan menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya kehati-hatian,” katanya.

Namun demikian Ia juga mengatakan jika di suatu daerah yang masuk zona hijau tetapi tidak mengadakan Shalat Id karena mengedepankan kehati-hatian juga bukan menjadi persoalan. Menurutnya itu tergantung pada kesepakatan bersama yang diambil masing asing daerah .

“Meskipun zona hijau, tapi kalau ada kesepakatan di daerah masing-masing ingin berhati-hati tidak melaksanakan Shalat Id tidak apa-apa,” katanya.

Sebelumnya MUI juga telah mengeluarkan Fatwa Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah COVID-19. Dari fatwa itu terdapat anjuran agar umat Islam untuk sementara waktu menghindari kegiatan ibadah yang melibatkan massa yang besar, termasuk Shalat Tarawih dan Shalat Id.

Dikutip Dari https://www.kabarislamnews.com/

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed