107 views
oleh

Masyarakat Gunung Rejo Yang Terdampak Covid-19 Terima BLT-DD

DIFa TV News (Pesawaran) – Ratusan Kepala Keluarga masyarakat desa Gunung Rejo terdampak Covid-19, menerima
Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahun anggaran 2020 di Balai Desa Gunung Rejo kecamatan Way Ratai kabupaten Pesawaran Senin (15/6).

Dalam pembagian BLT-DD Secara Simbolis diserahkan Langsung oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona K, St., kepada masyarakat yang terdampak covid 19.0

Dalam Sambutannya Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, berharap jika masyarakat bisa menggunakan bantuan dana bagi warga yang terdampak covid ini melalui program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) ini dengan bijak didalam pemanfaatannya.

Baca juga:Daftar Penerima Bansos di Desa Pasar Baru Kedondong di Pajang Pada Halaman Kantor Desa

Dirinya Berharap pada warga yang mendapatkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tersebut dapat dipergunakan dengan tepat guna.

Lanjutnya, Karena Bantuan ini diberikan untuk membantu kebutuhan pangan keluarga bapak/ibu sekalian, Memang Kalau untuk jumlah saya yakin tidak akan cukup, tetapi saya berharap dengan bantuan yang diterima ini setidaknya dapat meringankan beban bapak/ibu di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu saya berharap dengan adanya bantuan tersebut sekiranya dapat dipergunakan untuk kebutuhan pangan sehari-hari, Ucap Dendi.

Dendi juga mengingatkan pada masyarakat desa Gunung Rejo dan masyarakat di bumi andan jejama ini, untuk bersama sama dapat menjaga juga mematuhi dan menerapkan protokoler kesehatan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan Tim Pendisiplinan kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah terutama pihak kesehatan, guna mematuhi peraturan protokol kesehatan.

Baca juga:Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pesawaran Sosialisasikan New Normal di Negeri Keraton

Untuk Kabupaten Pesawaran Sendiri Saat ini. sudah dapat membuka industri Pariwisata, kusus nya yang memiliki standar operasional prosedur (SOP) berdasarkan protokol kesehatan didalam memasuki Era New Normal

Pasalnya, Wisata kabupaten pesawaran tidak semata-mata terfokus pada ekonomi, tapi juga keselamatan, seperti kesehatan untuk itu saya tegaskan juga harus didalam hal ini harus mematuhi peraturan yang telah ditetapkan didalam pelaksanaannya sesuai protokol kesehatan ditempat Wisata Masing masing, Harapan saya faktor pemenuhan protokol kesehatan menjadi nomor satu yang harus diperhatikan, ucap Dendi. (Rizal)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed