382 views
oleh

Lagi!! Pemerintah Perpanjang Bansos hingga Subsidi Listrik Sampai Desember

DIFa TV News (Jakarta) –Bantuan sosial (bansos) yang diberikan pemerintah dalam rangka membantu masyarakat terdampak wabah virus corona diperpanjang.

Bansos yang semula hanya diberikan selama 3 bulan, yakni sejak April sampai Juni 2020, kini diperpanjang hingga Desember 2020.

Baca Juga: Uji Coba Vaksin Anti Corona Menemukan Titik Terang, Namun Tak Semua Orang Bisa Menerima Vaksin Ini

Keputusan ini diambil dalam Rapat Kabinet Terbatas yang dilakukan dengan Presiden Joko Widodo.

“Kami laporkan bawah bansos ini, baik bansos paket sembako atau bantuan tunai akan dilanjuti dari Juli-Desember (2020).” kata Menteri Sosial Juliari Batubara dalam video conference dengan Ketua KPK Firli Bahuri, Jumat (29/5/2020).

Baca Juga: Peringatan!!Memakai Masker Dengan Tidak Benar Berisiko Lebih Besar Menularkan Virus

Meski bansos diperpanjang, tetapi jumlah nominal bansos yang diberikan pemerintah dipangkas setengahnya, yang semula Rp600 ribu menjadi Rp300 ribu per kepala keluarga (KK).

“Namun indeks besaran atau nilai bantuannya yang tadi Rp 600 ribu per KK, untuk yang Juli-Desember jadi Rp 300 ribu per KK per bulan,” ujar Juliari.

Nominal bansos ini diperuntukkan bagi warga Jabodetabek maupun masyarakat yang tinggal dikawasan non-Jabodetak.

Kendati demikian, Juliari menegaskan jumlah penerima bansos masih sama, yaitu penerima bansos sembako 1,9 juta KK dan untuk bansos tunai 3 juta KK.

Baca Juga: Bansos Sembako dari Pemerintah Dikembalikan Warga; Banyak yang Jauh Lebih Membutuhkan

Saat ini penyaluran bansos paket sembako telah memasuki tahap ke-3 dari enam tahap yang ditargetkan.

Juliari mengatakan, dari enam tahap itu, tidak seluruhnya berupa paket sembako, melainkan ada pula bantuan dalam bentuk beras 25 kg.

“Dari enam tahap penyaluran, tidak seluruhnya paket sembako. Ada empat kali paket sembako dan dua kali beras Bulog 25 kg. Indeksnya tetap sama Rp 600 ribu per bulan dengan target keluarga yang sama,” ungkapnya.

Selain bansos berupa sembako dan uang tunai, pemerintah juga memperpanjang masa subsidi untuk pelanggan listrik, baik bagi 24 juta pelanggan 450 VA maupun 7,2 juta pelanggan listrik 900 VA.

Masa subsidi listrik dan diskon tarif, diperpanjang selama enam bulan, hingga September 2020.

Baca Juga: Inilah Pilihan Masker untuk Virus Corona

Bahkan, anggaran untuk subsidi listrik pun ditambah pemerintah, yang semula Rp 6,9 triliun menjadi Rp 61,69 triliun secara keseluruhan.

Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan masyarakat terdampak berupa program keluarga harapan (PKH) yang anggarannya mencapai Rp 37,4 triliun, serta Kartu Sembako dengan anggaran Rp 43,6 triliun.

Kemudian, bantuan langsung tunai (BLT) dana desa sebesar Rp 31,8 triliun, dan Kartu Pra Kerja sebesar Rp 20 triliun.

Sebelumnya, informasi perpanjangan bansos ini juga telah disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani, dalam konferensi pers, Senin (18/5/2020).(Adm)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 comments

  1. Pak sy kepala keluarga dengan jumlah anak 4,rumah sy papan beratap genting, udaha6 sy penjahit rumahan,dengan keadaan sekarang ini sy sebagai kepala keluarga sangatlah terasa sekali dampak ekonomi sy, sedang kan bantuan dr pemerintah tidak ada yg sampai ke sy,sy sudah melapor ke RT,ke desa,tapi tetap jg tidak ada bantuan, sedangkan yg ekonominya mapan bisa dapat,melalui tulisan ini sy sampaikan keluhan sy sebagai warga negara yg menurut sy di desa sy,merasa terjolimi.. sedangkan PBB sy bayar,pajak kendaraan motor sy bayar, dengan ini tolong tidak lanjuti pengaduan sy pak

News Feed