23 views
oleh

Jokowi Gembira Tujuh Perusahaan Asing Bakal Relokasi ke Indonesia

DIFa TV News (Jakarta) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku gembira lantaran tujuh perusahaan asing memastikan bakal merelokasi usahanya ke Indonesia. Bahkan, kata dia, ada 17 perusahaan asing yang memiliki komitmen besar untuk relokasi ke Indonesia.

“Saya senang hari ini sudah ada yang masuk tujuh. Sudah pasti ini yang tujuh. Kemudian ada 17 yang memiliki komitmen besar sudah masuk ke 60 persen hampir 100 persen,” ujar Jokowi saat meninjau Kawasan Industri Terpadu di Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020).

Karena itu, ia meminta jajaran menteri dan kepala lembaga terkait untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada tujuh perusahaan asing asal Amerika Serikat, Jepang, Taiwan dan Korea Selatan yang memastikan akan merelokasi usahanya ke Indonesia.

Selain memberikan fasilitas yang baik, Jokowi ingin agar jajarannya mempermudah urusan perizinan, listrik, gas dan lain-lain kepada perusahan-perusahan asing yang akan merelokasi perusahaannya ke Indonesia.

“Terus saya sampaikan pada para menteri dan Kepala BKPM dilayani dan dikejar. Disampaikan fasilitas apa yg ingin kita berikan. Baik urusan lahan urusan izin, urusan listrik, gas dan lain-lain, yang ini akan memberikan sebuah daya saing negara kita dalam rangka mereka mau merelokasi ke Indonesia,” ucap dia.

Baca Juga:Jokowi Ancam Reshuffle, Moeldoko Harap Menteri dan Kepala Lembaga Merespons

Mantan Wali Kota Solo itu menegaskan, saat ini bukan negara besar mengalahkan negara kecil, namun negara kecil mengalahkan negara yang lambat.

“Saya ucapkan terima kasih atas kerja cepat yang dilakukan. Karena sekarang ini bukan negara besar mengalahkan negara kecil tapi negara yang cepat mengalahkan negara yang lambat,” katanya.

 

 

Baca Juga:Fahri Sentil Jokowi: Marah 18 Juni, Terdengar Marah 28 Juni, Follow-up?

Selain tujuh perusahaan tersebut, terdapat 17 investor lain yang telah menyampaikan minatnya untuk melakukan relokasi atau diversifikasi industrinya ke Indonesia.

Salah satunya yaitu investor asal Korea Selatan, LG Chemicals yang menyampaikan komitmennya akan membangun industri baterai kendaraan terintegrasi dengan smelter.

Rencana nilai investasi LG Chemicals diperkirakan mencapai USD9,8 miliar dan menyerap hingga 14 ribu tenaga kerja.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed