231 views
oleh

Hebat!! Bocah Dibawah Umur Sukses Satroni Toko, Padahal Aksinya Cuma Dilakukan Sendirian

DIFa TV News (Lampung Barat) – Seorang remaja berinisial IM (15) diringkus unit reskrim Polsek Balikbukit, Lampung Barat Kendati masih berusia di bawah umur, bocah ini berhasil membobol lumayan banyak isi  rumah toko di Pekon Tanjungraya, Balikbukit .

Kejadian pembobolan itu terjadi Kamis (25/6) sekitar pukul 22.00 malam.

Kapolsek Balikbukit Iptu Samsul Bahri S.H, mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Hariyadi S.Ik, M.H, menjelaskan ruko yang dibobol remaja putus sekolah ini adalah milik Fredy Sakti (34). IM diduga memanjat dinding dan merusak pintau bagian belakang dengan palu.

Baca juga:Pencuri Motor di Lambar Ditembak Polisi saat Berusaha Kabur

“Setelah berhasil masuk, ia berhasil  mengambil barang barang barang toko seperti alat alat tulis, boneka,sarung, sepatu roda, tas sekolah, pakaian, buku tulis, sepatu, selimut bedcover dan tupperware,” ujarnya.

“Berdasarkan laporan korban,  Jumat (26/6) sekitar pukul 13.30 WIB tim langsung melakukan penyelidikikan. . Berdasarkan info  warga, IM tengah bermain sepatu roda dekat rumahnya.

Hasil penyelidikan dan penggeledahan diketahui  di rumah pelaku di dapati banyak barang barang toko milik korban, dan setelah itu kami memanggil korban untuk mengenali barang barang tersebut, setelah dilihat dan dicek ternyata benar itu barang dagangan milik korban,” kata dia.

Baca juga:Beras bantuan warga terdampak COVID-19 di Lampung Barat tidak layak konsumsi

Saat dilakukan pemeriksaan mendalam, pelaku membawa barang-barang tersebut bolak-balik sebanyak tujuh kali untuk mengangkut barang curian tersebut yang kebetulan pemilik ruko sedang keluar di rumah. “Saat itu seluruh barang hasil curian tersebut disimpan di kamar,”imbuhnya.

“Kami akan berkoordinasi dengan Bapas menyangkut proses hukumannya karena masih di bawah umur,” ujarnya.

Selain itu, ia menerangkan masih menyelidiki perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini, namun untuk saat ini pelaku ditahan dengan pasal 363 KUHP tentang kasus pencurian.

“Barang yang kita sita barang bukti. Yaitu 78 jenis barang dagangan seperti tas sekolah, buku tulis, boneka , Tupperware, pakaian serta sejumlah ATK dan diperkirakan  total kerugian yang dialami korban sekitar Rp 16 Juta,” tutupnya.(*Red)

 

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed