847 views
oleh

Gubernur Lampung Arinal Kembali Lecehkan Profesi Wartawan

DIFa TV News (Bandar Lampung) – Pelecehan terhadap Wartawan kembali terjadi,kali ini menimpa Jurnalis yang bertugas Di Propinsi Lampung,Andreas,wartawan MNC TV.

Kejadian yang dinilai merendahkan profesi wartawan itu terjadi ketika Jurnalis MNC TV Andreas akan mengambil gambar suasana Rapat  saat Arinal hendak memimpin Rapat Koordinasi Pilkada 2020 di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung di Kota Bandarlampung, Rabu (24/6), pukul 10.00 WiB.

Didalam ruangan juga dihadiri forkopimda dan wartawan media cetak, online, serta TV .

Baca juga: Jaringan Media Siber Indonesia Lampung ikut road show webinar JMSI Covid-19 Bersama Dubes RI untuk China

Kejadian yang menimpa Jurnalis Rabu pagi itu sangat disayangkan terjadi,Wartawan itu mitra kerja utama pemerintah.”Pers adalah rekan atau teman kerjanya para publik figur, terutama Pemimpin yang dari pemerintahan. Karena dari pers, maka masyarakat bisa mengetahui kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan pemerintah.Hal ini disampaikan Pimpinan Media DIFa TV News lampung Hi. Barusman HM.

Hi. Barusman HM Pimpinan Redaksi Media DIFa TV ( Kiri) dan Herman Batin Mangku Pimpinan Media RMol Lampung ( Kanan ) saat mengikuti Munas I JMSI Via Vidcom .23/06/2020

Untuk  diketahui Arinal Djunaidi menghardik wartawan sambil mengaku dirinya preman pada saat memimpin Rapat.

“Hei kamu jangan dulu merekam, saya ini lagi pusing, bisa enggak!,” ujarnya dengan nada meninggi sambil menunjuk Andreas, wartawan MNC TV.

Baca juga:Bersiap Hadapi New Normal,Masjid Agung Al Furqon Terapkan Protokol Covid Untuk Jamaah

Dilanjutnya, “Saya ini juga preman. Dahulu, mantan preman!” Kata Orang Nomor Satu Di Propinsi Lampung itu.

Ditempat terpisah PLT Ketua Jaringan Media Syber Indonesia ( JMSI ) Propinsi Lampung yang juga Pimpinan Redaksi RMol Lampung  Herman Batin Mangku mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh Gubernur Lampung Arinal.

Herman mendesak kepada Arinal agar segera meminta maaf kepada seluruh Insan Pers atas tindakan yang dilakukan,apalagi hali ini bukan merupakan kejadian yang pertama kali terjadi.Hal seperti ini pernah terjadi pula menimpa wartawati Kantor Berita RMOLLampung di tempat yang sama.

Seharusnya sebagai Gubernur arinal lebih bisa mengontrol diri dan menjadi contoh yang baik sebagai seorang pemimpin.”Ujarnya.(*Rama)

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed