161 views
oleh

Era New Normal,DKI Jakarta Berlakukan Denda Rp100 Juta Atau Pidana 1 Tahun Bagi Pelanggar.Lampung Bagaimana??

DIFa TV News (Jakarta) – KEPALA Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya bersama anggota TNI akan mengawasai penerapan protokol kesehatan saat normal baru (new normal) dijalankan.

Apabila dalam pelaksanaan normal baru masih ada masyarakat yang melanggar, Yusri menyebut pihaknya akan bertindak tegas. Petugas di lapangan, katanya, dapat menjerat masyarakat yang membandel dengan Undang-undang No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. “Di Pasal 93, anacamannya 1 tahun penjara, denda Rp100 juta,” papar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jumat (29/5).

Baca Juga  :

Viral Keluarga PDP di Manado Mengaku ‘Disogok’, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Angkanya Kian Melejit, Pasien Covid-19 RI Kini Mencapai 27.549 Orang

“Tapi itu adalah jalan terakhir yang akan kita berikan apabila masyarakat tidak mengindahkan, bahkan mungkin melawan petugas akan kita lakukan tindakan tegas,” tandasnya.

Ilustrasi

Protokol kesehatan yang ia maksud antara lain menjaga kebersihan seperti menggunakan masker, cuci tangan, serta physical distancing. Yusri menyebut petugas kepolisian dan TNI akan bertindak secara humanis dalam menertibkan warga saat normal baru.

Ia menyebut ada dua sektor yang menjadi fokus pengawasan selama normal baru, yakni sektor ekonomi dan sektor transportasi. Sektor ekonomi meliputi pusat perbelanjaan seperti pasar tradisional maupun mal. Sedangkan sektor transportasi mencakup terminal, stasiun KRL, MRT, dan LRT, serta bandara.

Penempatan pasukan di setiap objek akan mempertimbangkan keramaian objek itu sendiri. “Tidak akan mungkin satu pasar tradisional dengan pasar tradisional lain sama personelnya. Di lihat dari tingkat keramaian, semakin ramai semakin banyak TNI Polri,” papar Yusri.

Pelaksanaan normal baru sendiri masih menunggu arahan dari pemerintah provinsi. Oleh sebab itu, Yusri menegaskan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih berlangsung di Jakarta sampai tanggal 4 Juni besok.

“Kita tinggal menunggu nanti kebijakan pemerintah daerah dalam hal ini Ketua Gugus Tugas. Tapi nantinya TNI Polri siap mendukung kebijakan pemerintah. Kapanpun diberlakukan new normal, kita sudah siap,” pungkas Yusri.

Penerapan New Normal Di Lampung

Sementara itu untuk daerah Lampung sendiri Penerapan New Normal diseluruh wilayah Propinsi Lampung masih dalam tahap pengkajian.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung Reihana mengatakan secara umum Provinsi Lampung belum memberlakukan kenormalan baru atau new normal dalam kehidupan sosial di Lampung. Saat ini di Lampung, tren perkembangan  jumlah pasien Covid-19 masih meningkat.

Untuk melakukan new normal, dia mengatakan perlu kajian epidemiologi dengan melihat dari jumlah penduduk, jumlah tempat tidur di rumah sakit, dan jumlah beberapa item lainnya.

Petugas memberikan sanksi terhadap pelanggar Protokol Covid-19 mulai menyapu jalan raya, memberi hormat sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya

Menurut Pantauan Awak media ,terlihat di beberapa daerah tengah bersiap menghadapi New Normal Seperti Lampung Tengah,Lampung Selatan,Metro,Sementara Kota Bandar lampung sendiri masih dalam tahap pengkajian mengenai tahap pelaksanaannya.

Baca Juga  :

Keberangkatan Ibadah Haji Untuk Indonesia Tahun 2020 Dibatalkan

Menurut Kajian pemerintah Pusat,Kota yang dinyatakan dalam zona hijau atau bebas virus corona (COVID-19) melaksanakan new normal atau kenormalan baru di daerah Propinsi lampung Hanya Dua Daerah Yaitu kabupaten Mesuji dan lampung Timur.

Mengenai Sanksi Tegas terhadap Para pelanggar Protokol Covid-19 Di Era New Normal Nanti Juga masih dalam tahap pembahasan.Hanya saja Belajar dari kejadian yang terjadi sebelumnya pada masa wabah Covid Ini,pelanggar di Propinsi lampung hanya diberikan teguran,atau menyanyikan lagu Kebangsaan dan Push Up bagi masyarakat yang tidak mengindahkan Protokol Covid.

Semestinya mesti ada sanksi tegas bagi para pelanggar agar penerapan new normal di Propinsi Lampung bisa berjalan dengan baik dan mengurangi potensi penyebaran wabah Covid-19 ini.(Adm)

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed