oleh

Dinsos Fasilitasi 10 Warga Penyandang Disabilitas Fisik di Kabupaten Pringsewu

BANDAR LAMPUNG – Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu fasilitasi 10 Orang warga penyandang disabilitas untuk mengikuti pelatihan Reach Independence and Sustainable Enterpreneurhsip (RISE).

Kegiatan tersebut, digelar selama 2 Hari. yang di selenggarakan oleh System Consultantcy dan Maybank setempat. Rabu, (26/02).

Kegiatan itu, dimulai dari tanggal 26 hingga 27 Februari 2020. Yang bertempat di Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Dikmas Bandar Lampung.

Pelatihan untuk warga penyandang disabiltas ini, bertujuan untuk menggali dan meningkatkan potensi atau keahlian diri.

Selain itu, untuk menambah pendapatan warga penyandang disabiltas dengan cara ber wirausaha di Kabupaten Pringsewu.

“dari pelatihan yang di selenggarakan ini bisa melatih ke wirausaha mereka (disabilitas),”kata Agus Purnomo Seksi Identifikasi dan Penguatan Kapasitas, Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu.

Ia menambahkan, masih kata Agus mengatakan, Antusias warga disabilitas fisik asal Kabupaten Pringsewu terlibat dalam pelatihan RISE bersama peserta lainnya dari Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung.

“Harapannya, warga disabilitas bisa mencapai Kemandirian dan kewirausahaan berkelanjutan”, pintanya.

10 Peserta dari Pringsewu masing-masing membawa hasil kerajinan atau karyanya tangan mereka selama ini.

Lanjutnya, Selama ini, Sambung Agus menjelaskan, untuk warga disabilitas asal Pringsewu, dibawah binaan LKS Amanah Bunda Pringsewu, membawa hasil kerajinan tangan, berupa Tas, Dompet, Keset dan lain-lain dengan bahan dasar limbah plastik dan kain Perca.

Dalam kesempatan itu, Jessica dari May Bank menambahkan pelatihan warga disabilitas agar bisa berwirausaha.

“Dari PSC dan Urusan May Bank dengan beberapa Materi tentang Kewirausahaan dan Management Keuangan”,ucap Jessica, Project Coordination Specialist PSC Indonesia.

Terpisah, Bambang Suharmanu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu mengucapkan, terima kasih atas diselenggarakannya kegiatan pelatihan untuk warga penyandang disabiltas.

Ia berharap, kata Bambang Suharmanu pelatihan yang sama, bisa digelar di setiap Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung.

“Tentunya, dinas sosial menyambut baik dapat berperan aktif dan menjadi fasilitator untuk warga disabilitas di Kabupaten yang berjuluk Jejama Secancanan bersenyum manis”,ujar Bambang Suharmanu.

Kemudian, apabila pelatihan tersebut diselenggarakan di setiap Kabupaten/Kota, hal itu akan mampu mengakomodir semua warga disabilitas.

“Berterima kasih kepada PCS dan May Bank, Harapannya kegiatan serupa, bisa diselenggarakan di Pringsewu, agar disabilitas menambah pengetahuan dan mengasah skill individu”, pintanya. (rls/Windi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed