oleh

Ternyata Ike Edwin- Zam Zanariah Dikenal Sangat Dekat dengan Tokoh NU

DIFa TV News (Bandar Lampung) – Ternyata dua bintang Bakal Calon (Balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung, Irjen.Pol.DR.Drs, Hi. Ike Edwin, SH,.MH dan dr.Zam Zanariah, SpS. MKes, dua tokoh yang sejak lama dekat dengan petinggi-petinggi jamaah Nahdlatul Ulama’ (NU).

Hal ini terungkap atas pengakuan Cawakot Bandarlampung, Dang Gusti Ike Edwin panggilan akrab Irjen.Pol.DR.Drs, Hi. Ike Edwin, SH,.MH, saat dikonfirmasi dikediamannya, Istan gedung Lamban Kuning, Kerajaan Sekala Brak, pada Sabtu ( 15/2/2020).

Dang Gusti Ike Edwin mengatakan pada saat menjabat Kasatserse Polwiltabes Surabaya selalu mendapat tugas khusus mengawal Almarhum KH.Hazim Muzadi ( Ketua PB NU sebelumnya, red) di kota Pahlawan.

“Dulu saat saya menjabat Kasatserse Polwiltabes Surabaya, saya selalu mendapat tugas khusus mengawal KH. Hasim Muzadi (Almhm red), dimanapun beliau berkunjung di Surabaya, beliau sudah saya anggap seperti orang tua saya,’ungkap Ike Edwin.

Kedekatan secara emisional dengan warga NU bisa dibuktikan dengan adanya  koleksi lambang NU yang langka di Istana Gedung lamban Kuning. Koleksi benda bersejarah dengan ukuran besar tersebut terpasang nampak indah dan mendapatakan perawata.

Tidak hannya sebatas situ saja, Dang Gusti Ike Edwin juga mengaku sangat dekat dengan para tokoh NU di Lampung. Apa lagi masih kata dia dengan Ketua NU yang sedang menjabat saat ini yakni, Dr.Hi.Mukri.

“Ketua PWNU Lampung, Hi.Mukri adalah sahabat karib saya. Kami sering melakukan silaturahmi hannya sekedar melepas kangen dan membahas tentang kemajuan organisasi NU,’katanya.

Bukan hannya Dang Gusti Ike Edwin, kedekatan dengan jamaah NU juga dilakukan oleh Calon Wakilnya yakni, dr.Zam Zanariah, SpS. MKes. Belum lama ini saat Ketua Umum PBNU, Prof .DR. Said Aqil Sirajd, MA, berkunjung di Ponpes Darussalamah Braja Dewa Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampungtimur, dr. Zam Zanariah juga mennyempatkan diri untuk menghadiri acara tersebut serta bertatap muka dengan pentolan NU.

“Warga NU bukan lagi orang lain bagi saya. Jamaah NU adalah bagian dari hidup saya yang harus didukung dan dibesarkan,” ujarnya sambil tersenyum saat bersama jamaah Muslimat NU, yang sedang memperingati Harlah NU yang ke-94.   (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed