oleh

Tanggapan Aziz Syamsuddin Tentang Tudingan Minta Fee Proyek Lampung Tengah

DIFa TV News (Jakarta) – Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin menanggapi pelaporan dirinya ke Mahkamah Kehormatan Dewan atas tuduhan terlibat dalam perkara suap mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa.

Azis mengatakan dia menghargai proses yang berjalan. Namun, dia berharap pelaporan tersebut bukan politisasi untuk pembunuhan karakter.

Sebagai warga negara saya menghargai proses yang sedang berjalan, dan terkait dengan diri saya, tetapi dalam hal ini saya membantah tudingan terhadap diri saya  meminta fee dari pengesahan Dana Alokasi Khusus (DAK) Lampung Tengah Tahun 2017. Tidak benar, kata Aziz Syamsuddin melalui pesan singkat pada Senin (13/01).

Tudingan Azis meminta fee dilontarkan oleh mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa yang telah menjadi terpidana korupsi.

Penjelasan Mustafa itu disampaikan ketika membesuk ayahnya di Rumah Sakit Harapan Bunda Lampung Tengah pada akhir Desember 2019 dan dimuat di sejumlah media massa.

Menurut Mustafa, Azis sebagai Ketua Badan Anggaran DPR meminta fee sebesar 8 persen dari DAK 2017 Lampung Tengah yang berhasil disahkan.

Atas pengakuan ini, sejumlah orang yang tergabung dalam Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mengusut dugaan keterlibatan Azis.

KAKI melalui Perhimpunan Advokat Pro-Demokrasi juga melaporkan Azis ke Mahkamah Kehormatan Dewan pada Seni (13/01)..

Politikus Partai Golkar (Azis Syamsuddin) tersebut juga berencana melaporkan tuduhan itu ke Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) sebagai pencemaran nama baik. Dia berujar, akan datang langsung ke Bareskrim pada Selasa (14/01), sekitar pukul 10.00 WIB, tutup Azis.    (rahmat)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed