oleh

Bupati Lampung Timur Hadiri KMD Angkatan 81 di Purbolinggo

DIFa TV News (Lampung Timur) –  Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari menghadiri sekaligus memberkan arahan kepada Peserta Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar (KMD) Pusat Pendidikan Dan Pelatihan Cabang Dharma Pura Kwartir Cabang Lampung Timur Angkatan 81 di SMK Maarif Nu 01 Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur, Rabu (25/12/).

Handir pula dalam kegiatan tersebut antara lain camat Purbolinggo, Akih Sunaryo, Babinsa Koramil Purbolinggo, Yudianto, Sekretaris Kwarcab, Paryanto, Sekertaris Bidang Bina Wasa Kak Mardiyo, Dan Wakil Kepala Sekolah SMK Maarif NU 1 Purbolinggo, Nurul Ahmad.

Dalam sambutannya Zaiful menyampaikan rasa terimakasih dapat menghadiri acara tersebut dan mengajak seluruh peserta untuk dapat berbenah untuk kegiatan kepramukaan di Lampung Timur agar semakin baik kedepannya. Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Timur akan memberikan dukungan untuk kegiatan dan keuangan kepramukaan.

“Saya harapkan untuk kakak sekalian kedepannya kita bisa berbenah untuk pramuka untuk Lampung Timur yang lebih baik”,

“Terimakasih saya bisa hadir ditengah kakak-kakak sekalian, semoga acara ini bisa terlaksana dengan lancar, kakak-kakak sekalian perlu saya sampaikan bahwa insyaallah untuk kegiatan kepramukaan dan keuangan kepramukaan kita akan support dan beri dukungan terus demi terwujudnya Pramuka khusunya di Lampung Timur yang semakin jaya”.

Diketahui Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar (KMD)  diikuti oleh peserta dengan jumlah total 40 peserta dengan rincian 14 peserta putra dan 26 peserta putri.

Seusai menghadiri acara tersebut Bang Ipul dan rombongan melanjutkan kegiatan yang sama di di Balai Desa  Rukti Sedyo Kecamatan Raman Utara. Diketahui jumlah peserta dalam KMD di Raman Utara angkatan 80 itu didominasi oleh peserta putri yakni dengan rincian 44 peserta putri dan 10 peserta putra.

Bupati Zaiful pun sangat mengapresiasi para wanita yang terlihat antusias mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Dasar tersebut.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara ini yang mana sembilan puluh persen pesertanya adalah ibu-ibu, yang mana rela meninggalkan anak dan keluarganya dirumah untuk sementara waktu demi mengikuti acara ini dan lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan Negara”. Tutup Zaiful.   (chandra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed